GUBERNUR & WAKIL GUBERNUR


Kepala BPKB SULUT

Mieke Juliana Tumbol
Kepala Balai

September, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
171819 20212223
24252627282930





Artikel (12)
Dikkel (5)
Dikmas (9)
Diktara (4)
Gender (5)
GTK (23)
MITRA (75)
PAUD (22)
PKH-Suslat (8)




UNDANGAN DIKLAT TEKNIS PB

UNDANGAN PESERTA DIKLAT CALON PELATIH GTK PAUD

PEMANGGILAN PESERTA APRESIASI

INSTRUMEN PENDATAAN SKB-1






12 September 2017
Diklat Pengelolaan Lembaga PAUD

14 Juni 2016
Diklat Pendidik/Tutor PAUD Lanjutan Se Sulawesi Utara

09 Mei 2016
TC Peserta Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Nasional 2016 Utusan Sulut (DITUNDA 12-18 MEI)

20 April 2016
Seleksi Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Prov. Sulut 2016 (DITUNDA 28-29 APRIL 2016)




BERANDA » Diktara »
Jumat, 17 April 2015 - 05:08:47 WITA
Anak UN SMK, Mama UN Paket C
Diposting oleh : Mulya W
Kategori: Diktara - Dibaca: 4661 kali

Manado - Terlihat sungguh-sungguh menyimak lembaran soal dan melingkari lembar jawaban satu demi satu. Dibarengi sesekali menyeka peluh keluar dari raut wajahnya karena begitu bersemangat untuk bisa menyelesaikan soal ujian.

Adalah Ruslin Hingo, perempuan parobaya salah satu peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C dari Kelompok Belajar Program Paket C di Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara yang merupakan binaan Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Sulawesi Utara.

Ketua Kelompok Belajar BPKB, Drs. Bahmid Lumente mengatakan, Ruslin Hingo termasuk warga belajar aktif mengikuti proses pembelajaran program kesetaraan. “Betul, Bu Ruslin termasuk peserta didik yang aktif dalam pembelajaran yang kami laksanakan di kampungnya”, tutur tenaga fungsional pamong belajar muda itu.

Disela-sela istirahat menjelang pergantian mata ujian kedua, ibu dari dua anak itu mengaku keikutsertaanya dalam ujian adalah untuk mendapatkan ijasah Paket C, agar bisa menjadi bekal untuk melanjutkan kuliah dan melamar menjadi perangkat desa.  Namun lebih daripada itu ingin memberikan motivasi kepada anak-anaknya untuk terus bersemangat menimba pendidikan.

“Kita mo lanjut kuliah pak, deng mo melamar jadi perangkat desa” (saya mau melanjutkan kuliah pak, dengan mau melamar jadi perangkat desa), ungkapnya dengan dialek Manado.

Ruslin menambahkan bahwa yang paling utama adalah memotivasi anak-anak, “Kita ingin kase semangat pa tape anak yang skarang ada iko UN SMK, supaya dia juga tau kalu mama juga basemangat iko UN” (Saya ingin memberikan semangat kepada anak saya supaya bersungguh-sungguh mengerjakan ujian nasional SMK yang sekarang ia jalani, supaya dia juga tahu kalau mama juga bersemangat ikut UN), ungkapnya dengan wajah berseri, Rabu (15/4/2015) di lokasi ujian SMPN 7 Manado.

Ia juga menjelaskan mengenai diri dan keluarganya. Lahir dan berdomisili di Kampung Kima Bajo, berumahtangga usia dua puluh tahun. Anak pertamanya  umur dua puluh dua tahun, telah di wisuda pada salah satu akademi keperawatan di Sulawesi Utara dan saat ini sedang menjadi tenaga honorer di sebuah rumah sakit dan yang kedua umur enam belas tahun sedang mengikuti UN SMK.

Istri dari seorang wirausaha salah satu resort di pesisir pantai Kima Bajo MInahasa Utara itu percaya bahwa dengan pendidikan, kehidupan dimasa depan akan terbuka dan menjadi lebih sejahtera. (b-116/mul).



"Pergantian pejabat ibarat pergantian dalam sebuah pertandingan sepak bola, dengan tujuan meningkatkan kualitas tim agar bisa mempertahankan atau memenangkan pertandingan hingga peluit pertandingan berakhir". Muhadjir Effendy, Mendikbud


Visit Indonesia


Marijo Ka Manado







Pengunjung hari ini : 137
Total pengunjung : 518383

Hits hari ini : 385
Total Hits : 9499695

Pengunjung Online: 7