GUBERNUR & WAKIL GUBERNUR


Kepala BPKB SULUT

Mieke Juliana Tumbol
Kepala Balai

September, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
171819 20212223
24252627282930





Artikel (12)
Dikkel (5)
Dikmas (9)
Diktara (4)
Gender (5)
GTK (23)
MITRA (75)
PAUD (22)
PKH-Suslat (8)




UNDANGAN DIKLAT TEKNIS PB

UNDANGAN PESERTA DIKLAT CALON PELATIH GTK PAUD

PEMANGGILAN PESERTA APRESIASI

INSTRUMEN PENDATAAN SKB-1






12 September 2017
Diklat Pengelolaan Lembaga PAUD

14 Juni 2016
Diklat Pendidik/Tutor PAUD Lanjutan Se Sulawesi Utara

09 Mei 2016
TC Peserta Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Nasional 2016 Utusan Sulut (DITUNDA 12-18 MEI)

20 April 2016
Seleksi Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Prov. Sulut 2016 (DITUNDA 28-29 APRIL 2016)




BERANDA » Artikel »
Senin, 01 Februari 2016 - 01:38:30 WITA
Orang tua Julia Makatey yang Hebohkan Dunia Kedokteran Masuki Purna Tugas
Diposting oleh : Mulya W
Kategori: Artikel - Dibaca: 967 kali

Manado - Masih segar dalam ingatan kita tiga tahun silam, dunia kedokteran Indonesia sempat dihebohkan dengan kasus malapraktik yang terjadi di Manado.

Anselmus Makatey, ia adalah ayah kandung dari almarhumah Julia Fransisca Makatey yang dianggap korban salah penanganan dari tiga dokter waktu itu.

Ketika itu keluarga korban melalui penyidik dan kuasa hukumnya menghendaki agar kasusnya diselesaikan secara hukum.

Singkat cerita kasus itu ditangani para penegak hukum, dan keluarga korban selaku penggungat berhasil memenangkan gugatan di tingkat Pengadilan Negeri (PN) Manado, lantas pihak tergugat mengajukan banding, dan hasilnya ketiga dokter divonis bebas oleh Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Utara terkait operasi caesar yang mengakibatkan pasien meninggal dunia, anak yang dilahirkan selamat.

Atas vonis itu jaksa penuntut lalu mengajukan kasasi. Majelis kasasi yang terdiri dari Artidjo Alkostar, Dudu Duswara dan Sofyan Sitompul membalik keadaan. Ketiganya sepakat menghukum 10 (sepuluh) bulan penjara bagi ketiga dokter karena kealpaannya mengakibatkan pasien meninggal dunia. Vonis itu didemo besar-besaran oleh para dokter di berbagai kota di Indonesia.

Walaupun hasilnya keluarga korban sempat menang pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung, namun pada akhirnya mentah pada peninjauan kembali (PK).

Pada saat menjelang putusan, salah satu hakim mengundurkan diri. "Saya mundur dari Ketua Majelis PK dr. Ayu dan kawan-kawan karena merasa ada conflict of interest tidak langsung, karena satu orang anak saya dokter dan yang satu lagi calon dokter yang sedang co-ass sehingga bisa mempengaruhi obyektivitas dan imparsialitas saya dalam mengadili kasus tersebut," kata Hakim Agung Salman Luthan kala itu. (detikcom, Jumat,17/1/2014).

Hal ini sesuai Pasal 220 ayat 1 KUHAP yang menyebutkan, Tiada seorang hakim-pun diperkenankan mengadili suatu perkara yang ia sendiri berkepentingan, baik langsung maupun tidak langsung.

Jika memenuhi unsur ayat 1 itu maka hakim yang bersangkutan, wajib mengundurkan diri baik atas kehendak sendiri maupun atas permintaan penuntut umum, terdakwa atau penasihat hukumnya.

Kita tinggalkan cerita itu, yang pasti saat ini keluarga Makatey telah menerima apapun keputusannya, karena mereka menganggap hanya keputusan Tuhan yang paling adil.

Anselmus yang biasa disapa Emu, kini memasuki masa pensiun terhitung mulai hari ini 1 Februari 2016, setelah tiga puluh dua tahun menjalankan tugas sebagai pelayan publik di kantor pemerintah Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Provinsi Sulawesi Utara.

Seiring dengan berjalannya sang waktu, Anselmus kini terlihat menikmati kehidupan sederhana membahagiakan bersama istri anak dan cucu-cucunya temasuk sepasang cucu anak dari Julia yang kini menapaki usia SD dan PAUD di kampung Bulo Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara.

Pekan lalu, Kamis 28 Januari 2016 Keluarga Besar BPKB diundang oleh pria yang mahir mamainkan musik organ tunggal itu untuk turut merayakan ungkapan sukacita syukur di hari jadinya, bahwa ia masih dipanjangkan umur hingga usia 58 tahun sekaligus berpamitan memasuki purna tugasnya dalam kondisi sehat wal afiat.

Ada sajian sederhana namun cukup variatif terlihat yang hadir menikmati hidangan yang disuguhkan dengan segenap hati oleh keluarga, diiringi alunan musik dan ditemani rintik gerimis tipis begitu nikmat tak terasa bahwa Anselmus telah memasuki purna bakti.

“Dengan pensiunnya beliau berarti BPKB Old Band saat ini vacuum, harus cari pengganti, tapi kita berharap walaupun sudah purna tugas pak Emu sesekali bisa datang ke kantor untuk mengiringi kita menyalurkan hobi olah vokal, tanpa Emu kita tidak akan pernah bisa menyanyi”, ungkap Mulya sambil membawakan lagu Sonya karya black brothers dengan lirik Sonya digubah menjadi Emu.

Kepala Balai Mieke Juliana Tumbol yang menyempatkan hadir di acara itu berpesan, “saya selaku kepala balai, pribadi dan keluarga bahkan seluruh keluarga besar balai berharap agar pak  Anselmus Makatey tetap menjaga kesehatan, menjaga kerukunan rumah tangga dan selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan sukses selalu dalam mengisi kehidupan ini”, ungkap Mieke terlihat berkaca-kaca namun sempat melanjutkan dengan lantunan sebuah lagu.

Pengorbanan besar telah engkau guratkan dalam sejarah kehidupan demi mencari keadilan. Kamipun mengucapkan terima kasih yang tulus karena bisa menyalurkan bakat olah vokal. Doa kami mengiringimu di dalam menapaki kehidupan selanjutnya. Tetaplah mengabdi dan berkarya, berladang dan menanam demi masa depan keluarga. (b-147/mul).



"Pergantian pejabat ibarat pergantian dalam sebuah pertandingan sepak bola, dengan tujuan meningkatkan kualitas tim agar bisa mempertahankan atau memenangkan pertandingan hingga peluit pertandingan berakhir". Muhadjir Effendy, Mendikbud


Visit Indonesia


Marijo Ka Manado







Pengunjung hari ini : 141
Total pengunjung : 518387

Hits hari ini : 451
Total Hits : 9499761

Pengunjung Online: 7