GUBERNUR & WAKIL GUBERNUR


Kepala BPKB SULUT

Mieke Juliana Tumbol
Kepala Balai

September, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
171819 20212223
24252627282930





Artikel (12)
Dikkel (5)
Dikmas (9)
Diktara (4)
Gender (5)
GTK (23)
MITRA (75)
PAUD (22)
PKH-Suslat (8)




UNDANGAN DIKLAT TEKNIS PB

UNDANGAN PESERTA DIKLAT CALON PELATIH GTK PAUD

PEMANGGILAN PESERTA APRESIASI

INSTRUMEN PENDATAAN SKB-1






12 September 2017
Diklat Pengelolaan Lembaga PAUD

14 Juni 2016
Diklat Pendidik/Tutor PAUD Lanjutan Se Sulawesi Utara

09 Mei 2016
TC Peserta Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Nasional 2016 Utusan Sulut (DITUNDA 12-18 MEI)

20 April 2016
Seleksi Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Prov. Sulut 2016 (DITUNDA 28-29 APRIL 2016)




BERANDA » PAUD »
Jumat, 03 Juni 2016 - 09:27:23 WITA
Gubernur Kukuhkan Bunda PAUD dan Lantik Pengurus BAP PAUD-PNF Sulawesi Utara
Diposting oleh : Mulya W
Kategori: PAUD - Dibaca: 883 kali

Manado - Bertempat di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengukuhkan First Lady Sulut Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan sebagai Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus melantik Pengurus Badan Akreditasi Provinsi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAP PAUD-PNF Sulawesi Utara untuk masa lima tahun kedepan, Kamis (2/6/2016) siang.

Usai penyematan selendang Bunda PAUD dan pelantikan pengurus BAP PAUD-PNF itu Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa keduanya merupakan tugas yang amat mulia, karena anak usia dini yang dididik merupakan generasi masa depan bangsa, karena itu tugas ini harus dilaksanakan dengan ikhlas yang diiringi dengan komitmen tinggi.

“Bunda PAUD dan Badan Akreditasi Provinsi PAUD dan PNF harus mampu memahami visi dan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait arah pembangunan dibidang Pendidikan Anak Usia Dini”, ungkap orang nomor satu bumi nyiur melambai itu.

Untuk lebih mengefektifkan kinerja PAUD, Gubernur menyarankan Bunda PAUD segera membangun konsolidasi sampai dengan jajaran PAUD ditingkat desa dan kelurahan.

Ia menambahkan, “Bunda PAUD baik ditingkat provinsi, kabupaten-kota, kecamatan hingga desa maupun kelurahan juga harus mampu memperhatikan berbagai aspek dalam pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini diantaranya aspek ketersediaan layanan PAUD sesuai dengan kebutuhan jumlah anak didik baik dari aspek sarana dan prasarana, pendidik maupun peserta didiknya”, tuturnya.

”Pembangunan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat yang harus terkoordinasi dan  tersinkronisasi secara terus menerus dan berkesinambungan”, kata Gubernur.

Ia melanjutkan, ”sehubungan dengan itu pendidikan harus dimulai sejak usia dini, karena insvestasi pendidikan pada anak usia dini akan memberi dampak besar pada tumbuh kembang anak secara optimal”, ulasnya.

Bicara PAUD, suami tercinta Bunda PAUD Sulawesi Utara Ir. Rita Tamuntuan itu menekankan soal karakter, ”bahwa pada usia dini hal yang paling utama diberikan adalah pendidikan yang mengarah pada pembentukan kepribadian dan karakter anak melalui berbagai pendekatan pendidikan yang ramah anak”, ujar Gubernur penuh semangat.

Gubernur menilai bahwa hal itu sama pentingnya mengenai pengenalan kepada anak sejak usia dini tentang nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, kejujuran, cinta lingkungan, bahkan mengenalkan bahaya narkoba, melalui berbagai model permaianan yang positif, namun tetap dalam koridor atau sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan.

Penyelenggaraan PAUD yang bermutu membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah melalui berbagai regulasi dan kebijakan, dan masyarakat melalui keterlibatan dalam pembentukan dan penyelenggaraan PAUD dan PNF yang berkualitas.

Disamping itu pemerintah juga berkewajiban memasilitasi dan mendukung penyelenggaraan PAUD melalui pemberian bantuan-bantuan terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin yang ada di daerah kepulauan dan terpencil.

”Pemerintah punya kewajiban untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu dan memberi akses seluas-luasnya pada seluruh masyarakat tanpa kecuali untuk bisa mengikuti program pendidikan”, ujarnya penuh wibawa.

Kepada pengurus BAP PAUD-PNF, Gubernur berpesan bahwa akreditasi sebagai alat dalam penilaian kelayakan program dan satuan pendidikan merupakan salah satu proses penting dalam pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan khususnya PAUD dan PNF.

“Oleh karena itu pelaksanaan akreditasi PAUD dan PNF harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa ada diskriminasi atau KKN karena akreditasi dilakukan untuk menilai kelayakan program satuan PAUD maupun PNF, dengan akreditasi maka mutu program yang dilaksanakan akan diketahui karena akreditasi itu menggunakan instrumen baku yang diberlakukan sama diseluruh indonesia”, pesan Gubernur.

Dalam sambutan pamungkas Gubernur menyatakan, “dengan demikian maka BAP PAUD dan PNF sebagai lembaga independen yang ditugaskan untuk melakukan penjaminan mutu program PAUD dan PNF serta sebagai perpanjangan tangan pemerintah harus melakukan tugas dengan benar, adil dan tanpa membedakan terhadap lembaga yang ada”, pungkasnya.

Sementara itu Bunda PAUD Ir. Rita Dondokambey Tamutuan menuturkan, bahwa keberdaan dan peran Bunda PAUD merupakan tokoh sentral dalam Gerakan Nasional PAUD diwilayahnya.

“Dengan memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi dan penggerakan pelaksanaan PAUD sangatlah penting dan strategis, sekaligus akan memberikan pengaruh yang positif dalam upaya memerluas akses layanan Pendidikan Anak Usia Dini. Untuk itu peran aktif Bunda PAUD di tingkat provinsi, kabupaten-kota, kecamatan hingga pelosok desa dan kelurahan perlu secara terus menerus dan berkomitmen mendukung dan membangun kepeduluan terhadap PAUD”, ajak First Lady Sulut itu.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara Asiano Gemmy Kawatu, SE, M.Si, menambahkan disamping pengukuhan Bunda PAUD dan Pelantikan BAP PAUD-PNF, Gubernur juga menyerahkan tropi bagi SMA pemenang gerak jalan dalam rangka memeringati Hari Lahirnya Pancasila.

Diperlihatkan pula kepada Gubernur Penghargaan Pemenang Juara II Paduan Suara dan Juara II Defile Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD-DIKMAS Berprestasi Tingkat Nasional 2016 di Palu Sulawesi Tengah baru-baru ini.

Berikut nama Pengurus BAP PAUD-PNF Sulawesi Utara Periode 2016-2021

Ketua dijabat oleh DR. Meike Simboh, M.Pd (Unsur Forum PAUD), Sekretaris dipercayakan kepada Sherly Sorongan, SE (Asesor PAUD), dengan para Anggota, Dra. Meike F. Tiwow, MS (Perguruan Tinggi), Lesly J. Lomban, M.Pd (Asesor PKBM), Dextien Buida, S.Pd, S.Th. M.Pd.K (Forum PKBM), Veronika F.M. Djama, SS.,S.Pd (HIMPAUDI), Sylvia N. Rasuh, SE (Asesor LKP), Meily J. Rumbajan, S.Pd (HIPKI), Dra. Dano Sofia Titien (Dinas Pendidikan), Ir. Iwan J.S. Ngadiman, M.Si (BPKB), Dra. Maritje Terok, M.Pd (Perguruan Tinggi), Drs. Bahmid Lumente (IPABI), Latief Tarabuke, S.Ag (Kanwil Kementerian Agama). (b-158/mul-meikes).



"Pergantian pejabat ibarat pergantian dalam sebuah pertandingan sepak bola, dengan tujuan meningkatkan kualitas tim agar bisa mempertahankan atau memenangkan pertandingan hingga peluit pertandingan berakhir". Muhadjir Effendy, Mendikbud


Visit Indonesia


Marijo Ka Manado







Pengunjung hari ini : 139
Total pengunjung : 518385

Hits hari ini : 426
Total Hits : 9499736

Pengunjung Online: 9