Tumbuhkan Budaya Pembelajaran


Kepala BPKB SULUT

Mieke Juliana Tumbol
Kepala Balai

Februari, 2016
MSSR KJS
 12345 6
78910111213
14151617181920
21222324252627
2829     





ARTIKEL (6)
DIKMAS (6)
KURSUS PELATIHAN (8)
MITRA (77)
PAUD (19)
PTK (21)




UU No. 23 Thn 2014 - PEMERINTAHAN DAERAH

FORMAT DATA PAMONG BELAJAR

PENDATAAN SKB

Juknis Penilaian Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi 2015






15 Desember 2015
Natal PAUD dan BPKB 2015

30 November 2015
Uji Kompetensi Pamong Belajar dan Penilik

16 November 2015
Monitoring dan Evaluasi Program Kegiatan SKB Tahap II

28 Oktober 2015
Monitoring dan Evaluasi Program Kegiatan SKB Tahap I




BERANDA » PAUD »
Sabtu, 20 April 2013 - 09:52:20 WITA
Diklat Tutor PAUD Tingkat Dasar Se Sulut Usai
Diposting oleh : Administrator
Kategori: PAUD - Dibaca: 17769 kali

Manado (19/4). Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Provinsi Sulawesi Utara Ir. Anna C. Wuisan, M.Si mewakili Kepala Balai, dalam mengawali sambutan acara penutupan Pendidikan dan Pelatihan Tutor PAUD Tingkat Dasar menyampaikan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan peserta selama mengikuti kegiatan ini “Saya memohon maaf atas ketidaknyamanan para peserta dalam mengikuti  kegiatan diklat ini terutama masalah penginapan, mengingat asrama kita sedang direhab,” demikian AW panggilan singkat Anna Wuisan sambil melanjutkan pesannya bahwa untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya dipastikan akan jauh lebih nyaman. “Jangan khawatir bunda dan yanda sekalian, semoga kita bertemu pada suasana yang berbeda dan lebih baik di tempat ini juga,” AW meyakinkan peserta.

Kepala Balai melanjutkan bahwa perlu diketahui, uang transportasi dan uang harian peserta dalam negeri maupun dalam daerah sudah ada ketentuannya. Dan untuk daerah Sulawesi Utara telah ditentukan berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Utara nomor 29 tahun 2010 tanggal 28 Juli 2010. “Bunda dan Yanda masih terima uang harian selama lima hari dan penggantian uang transport pulang pergi,” jelasnya.

Didampingi Kepala Seksi Diklat Pengembangan dan Kepala Seksi Pelayanan Teknis Kepala Balai dalam sambutannya mengatakan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan peserta diharapkan bertambah ilmu dan berkembang wawasannya dalam mengelola dan mendidik anak-anak di lembaga masing-masing, AW menambahkan bahwa salah satu unsur penentu masa depan anak-anak adalah bunda dan yanda sekalian. 

“Terima kasih atas atensi bapak ibu selama mengikuti kegiatan diklat, semoga kita dapat bertemu lagi pada diklat tingkat terampil pada waktu-waktu yang akan datang dan atas nama Kepala Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan ini saya nyatakan ditutup dengan resmi,” pungkas AW sambil mengetuk palu.

Sehari sebelum kegiatan ditutup, ada yang menarik dan berkesan bahkan hampir seluruh peserta sempat meneteskan air mata dalam menerima materi khususnya sesi Alat Permainan Edukatif (APE). Narasumber menyisipkan permainan intuisi yang lebih mengedepankan  hati dan rasa dalam memaknai materi yang disajikan dalam bentuk visual ilustrasi seorang ibu yang sedang dalam proses melahirkan dilanjutkan dengan pembagian selembar kertas yang berisi kisah seorang ibu yang melakukan aborsi terhadap janin yang dikandungnya. Sehingga banyak peserta yang menuangkan pendapatnya dalam bentuk tulisan. “Setelah membacanya saya menangis, saya sebagai seorang ibu merasakan betapa sakit dan tersiksanya seorang anak diaborsi, bahkan penyesalan yang luar biasa jika saya berada diposisi seorang ibu yang melakukan aborsi  dan seandainya saya diposisi seorang anak saya tetap menyatakan ‘aku sayang mama’ walaupun sakit teramat sakit yang anak rasakan,” ungkap Christy Senduk salah satu peserta dari Manado yang tidak mampu menahan air matanya menetes. 

Lain lagi dengan kesan yang disampaikan Jeanne Maitulung peserta asal kota Bitung “Rasanya saya ingin cepat pulang dari sini (tempat diklat, red) saya akan memeluk dan mencium anak-anak didik saya sebagai tanda kasih sayang saya kepada mereka dan akan saya perlakukan mereka seperti anak kandung saya sendiri.” Dan masih banyak lagi kesan yang disampaikan para bunda PAUD peserta diklat.

Disamping itu juga peserta dibuat  jengkel, terkagum-kagum serta tertawa dengan adanya visual yang disampaikan secara menarik.

Selesai acara penutupan peserta mendaulat Kepala dan pejabat eselon IV Balai serta para narasumber untuk melakukan pengambilan gambar sebagai kenang-kenangan, dilanjutkan dengan melantunkan lagu masing-masing peserta dengan iringan musik BPKB Sulut Old Band.

Pendidikan dan pelatihan itu sendiri dilaksanakan selama 5 (lima) hari tanggal 15 -19 April 2013 oleh BPKB Provinsi Sulawesi Utara diikuti 30 (tigapuluh) orang peserta dari 15 (limabelas) kabupaten kota se Sulawesi Utara pendanaan bersumber dari APBD tahun 2013 dengan tempat pelaksanaan di Gedung Serbaguna Balai. (b-32)





TANPA PENDIDIKAN, HIDUP TIDAK BANYAK PILIHAN (Ridwan Kamil)


Visit Indonesia


Marijo Ka Manado







Pengunjung hari ini : 297
Total pengunjung : 375909

Hits hari ini : 4650
Total Hits : 7155833

Pengunjung Online: 31