GUBERNUR & WAKIL GUBERNUR


Kepala BPKB SULUT

Mieke Juliana Tumbol
Kepala Balai

September, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
171819 20212223
24252627282930





Artikel (12)
Dikkel (5)
Dikmas (9)
Diktara (4)
Gender (5)
GTK (23)
MITRA (75)
PAUD (22)
PKH-Suslat (8)




UNDANGAN DIKLAT TEKNIS PB

UNDANGAN PESERTA DIKLAT CALON PELATIH GTK PAUD

PEMANGGILAN PESERTA APRESIASI

INSTRUMEN PENDATAAN SKB-1






12 September 2017
Diklat Pengelolaan Lembaga PAUD

14 Juni 2016
Diklat Pendidik/Tutor PAUD Lanjutan Se Sulawesi Utara

09 Mei 2016
TC Peserta Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Nasional 2016 Utusan Sulut (DITUNDA 12-18 MEI)

20 April 2016
Seleksi Apresiasi GTK-PAUD DIKMAS Berprestasi Tkt Prov. Sulut 2016 (DITUNDA 28-29 APRIL 2016)




Sejarah

BPKB Sulawesi Utara

A. Sejarah

Kehadiran UPTD Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Sulawesi Utara dalam kancah pembangunan bangsa di bidang Pendidikan Non Formal dan Informal tidak lepas dari permasalahan umum yang berada di tengah-tengah masyarakat Sulawesi Utara antara lain:

  1. Adanya warga yang tidak mengenyam pendidikan dikarenakan berbagai sebab seperti jauh dan sulitnya jarak tempat sekolah;
  2. Karena ketidakmampuan terutama masalah ekonomi warga;
  3. Pandangan sebagian warga yang merasa bahwa pendidikan tidak berkorelasi dan berdampak langsung dengan ekonomi keluarga;
  4. Angka DO SD kelas I sampai dengan VI yang perlu adanya wadah bagi mereka;
  5. Angka putus sekolah SLTP dan SLTA dimana ada siswa yang karena keadaan ekonomi keluarga sehingga tidak dapat melanjutkan sekolah formal demi mempertahankan kelangsungan hidup sehari-hari;
  6. Pendidikan formal ternyata belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan warga belajar terutama jenis-jenis keterampilan sebagai bekal atau mata pencaharian;
  7. Generasi muda sebagai penerus bangsa perlu dibekali kemampuan memadai baik pengetahuan maupun keterampilan;
  8. Pembinaan terhadap generasi muda tidak terjerumus dalam kegiatan negatif seperti pengguna dan atau pengedar obat berbahaya (narkoba) dan penyakit masyarakat lainnya;
  9. Dalam rangka memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat perlu melibatkan unsur masyarakat agar tetap sehat dan mampu melaksanakan kegiatan.

Berdasarkan kenyataan di atas maka melalui SK Mendikbud RI Nomor: 0206/0/1978 tanggal 23 Juni 1978, maka dibentuklah SKB di sejumlah daerah di Indonesia, dan untuk Provinsi Sulawesi Utara berada di lokasi sebagai berikut: (1) SKB Malalayang Kabupaten Minahasa di desa Malalayang, (2) SKB Manado Kota Manado di Kelurahan Tumumpa, (3) SKB Sonder Kabupaten Minahasa di desa Sonder, (4) SKB Kakas Kabupaten Minahasa di desa Wasian Kakas, (6) SKB Kotamobagu Kabupaten Bolaang Mongondow, (7) SKB Bitung Kota Bitung di desa Manembo-nembo, (8) SKB Tahuna Kabupaten Sangihe Talaud di desa Baru Tona, dengan wilayah operasional yang sangat luas dari masing-masing SKB Binaan Khusus.

Mengacu pada keputusan Mendikbud RI tersebut SKB Malalayang sebagai UPT Diklusepora melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana diatur dalam ketentuan melaksanakan tugas dengan dukungan ketenagaan; Kepala SKB, Kepala Urusan Tata Usaha melalui Kelompok Tata Usaha; Kepala Sub Seksi Pelaksana Program; Staf Sub Seksi Pelaksana Program; Kepala Sub Seksi Sarana Kegiatan Belajar melalui Staf Sub Seksi Sarana Kegiatan Belajar antara lain; melaksanakan kegiatan belajar luar sekolah, pemuda dan olahraga; mengadakan sarana kegiatan belajar; menyusun perpustakaan sanggar; melaksanakan administrasi sanggar.

Kemudian setelah melalui rapat antara SKB se-Kabupaten Minahasa dengan Kandepdikbud Kabupaten Minahasa, maka diterbitkan wilayah kerja masing-masing SKB dimana SKB Malalayang mempunyai wilayah kerja sebagai berikut; Kecamatan Tombariri; Kecamatan Pineleng (sekarang telah dimekarkan menjadi 2 (dua) kecamatan yaitu Pineleng dan Malalayang; Kecamatan Wori; Kecamatan Dimembe; Kecamatan Likupang; Kecamatan Airmadidi; Kecamatan Kauditan; Kecamatan Tomohon; Kecamatan Tondano; Kota Administratif Bitung (sekarang telah dibangun SKB Bitung).

Pelaksanaan operasional Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olahraga dilaksanakan oleh kelompok staf yang berada di SKB Malalayang sesuai jumlah wilayah kerja dengan tugas; melaksanakan rapat koordinasi penyusunan program dengan wilayah kerja; melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data dan penentuan program prioritas tahun berjalan; melakukan pemetaan wilayah kerja; pelaksanaan kegiatan pendidikan luar sekolah, pemuda dan olahraga sesuai jumlah dan jenis usulan tahun berjalan; secara periodik mengadakan konsultasi/koordinasi dengan mitra di kecamatan; melakukan evaluasi kegiatan untuk penentuan program berikutnya.

1.      SKB Pembimbing

Berdasarkan kebijakan Ditjen Diklusepora tahun 1984 tentang Pemantapan Tugas dan Fungsi Tenaga Diklusepora, agar berkemampuan optimal dalam menggarap operasional Diklusepora dan hasil pemantauan dan penilaian tentang keberadaan dan kinerja SKB Sulawesi Utara maka Ditjen Diklusepora menetapkan SKB Malalayang selain membina 10 kecamatan juga diberikan tugas dan tanggung jawab membimbing SKB-SKB yang berada di Propinsi Sulawesi Utara dimana hubungan antara SKB Pembimbing dan SKB lainnya bersifat teknis.

2.      Penataan Organisasi dan Tata Kerja SKB

Untuk lebih meningkatkan kegiatan pendidikan luar sekolah, pemuda dan olahraga dan memberikan ruang gerak yang lebih terarah berdasarkan kompetensi bagi tenaga SKB dan pemberlakuan angka kredit maka berdasarkan SK Mendikbud RI nomor 036/0/1989 tanggal 20 Januari 1989 Struktur, Tugas dan Fungsi SKB diatur antara lain; SKB mempunyai tugas melaksanakan program kegiatan belajar luar sekolah, pemuda dan olahraga baik untuk sumber belajar maupun masyarakat berdasarkan kebijakan teknis Dirjen Diklusepora.

Susunan organisasi SKB terdiri : Kepala; Urusan Tata Usaha; dan Kelompok Fungsional. Dengan diberlakukan surat keputusan tersebut maka muncul kelompok fungsional yaitu Pamong Belajar dimana garis kerja dan rincian angka kredit setiap satuan kegiatan menjadi jelas.

3.       Peningkatan Status SKB Malalayang menjadi BPKB

Pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan selalu berupaya meningkatkan dan mengembangkan program Diklusepora agar berdaya guna dan berhasil guna baik organisasi dan ketenagaannya sesuai tuntutan perkembangan dan kebutuhan. Sehubungan dengan pertimbangan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI nomor 022/0/1997 tanggal 20 Pebruari 1997 ditetapkan SKB Malalayang menjadi BPKB Malalayang dengan wilayah kerja Provinsi Sulawesi Utara.

Dengan beralihnya institusi SKB menjadi BPKB maka dilakukan sosialisasi dan perubahan tentang organisasi dan tata kerja serta pemantapannya antara lain; peningkatan tenaga fungsional melalui pelatihan dan tugas belajar kejenjang S1 dan S2 bagi Pamong Belajar.

B. Otonomisasi

Seiring dengan perkembangan dan perubahan sistem ketatapemerintahan  di Indonesia berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2003 tentang Dinas Pendidikan Nasional Sulawesi Utara dan Unit Pelaksana Teknis Dinas maka berdasarkan peraturan tersebut Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Malalayang menjadi Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Provinsi Sulawesi Utara.

BPKB Provinsi Sulawesi Utara mempunyai tugas dan fungsi antara lain mengkoordinasikan keberadaan Sanggar-Sanggar Kegiatan Belajar di Provinsi Sulawesi Utara disamping tugas-tugas pokoknya.

Dalam perkembangannya terbitlah Peraturan Gubernur nomor 82 Tahun 2008 Pembentukan 2 (dua) UPTD pada Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara yaitu :

  1. Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Provinsi Sulawesi Utara (jalur nonformal)
  2. Balai Teknologi Informasi Komunikasi Media Belajar Provinsi Sulawesi Utara (jalur formal)

 

C.    Nama Lengkap, Alamat Resmi, Alamat email dan Website

Nama Kantor      :  Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Provinsi Sulawesi Utara

Alamat              :  Jalan R.W. Mongisidi No. 10 Manado (ex. Jalan Raya Tanawangko) Kode Pos 95262

                           Kelurahan Malalayang I Timur Kecamatan Malalayang Kota Manado

                           Provinsi Sulawesi Utara

Telepon/Faxcimile  : 0431-853398

Alamat email          : bpkbsulawesiutara@gmail.com 

Situs resmi/website : http://www.bpkbsulut.com

 


"Pergantian pejabat ibarat pergantian dalam sebuah pertandingan sepak bola, dengan tujuan meningkatkan kualitas tim agar bisa mempertahankan atau memenangkan pertandingan hingga peluit pertandingan berakhir". Muhadjir Effendy, Mendikbud


Visit Indonesia


Marijo Ka Manado







Pengunjung hari ini : 137
Total pengunjung : 518383

Hits hari ini : 408
Total Hits : 9499718

Pengunjung Online: 8